JobsExplore

Helping you to search your Jobs and ideas to life.

"Tips Sukses Menjadi Sales"










Tak semua dari kita memiliki kesenangan berkubang di balik meja kantor. Bagi mereka yang senang bersaing, bekerja di lapangan, dan berhubungan dengan banyak orang, maka pekerjaan macam sales kerap jadi pilihan. Berikut ada beberapa tips bagi Anda jika ingin menjadi sales yang berhasil.


Penampilan

Hal yang cukup membantu dan sebaiknya benar-benar diperhatikan adalah bagaimana Anda berpenampilan. Berpakaianlah selayaknya pekerja profesional. Jika perusahaan tempat Anda bekerja menyediakan seragam, maka kenakan itu. Pastikan bahwa pakaian Anda selalu dalam keadaan bersih dan rapi saat mengejar klien.


Namun, jika tidak ada seragam, maka kenakan pakaian dengan corak yang netral, misalnya abu-abu atau biru tua. Jangan memakai topi atau kacamata hitam. Biarkan klien melihat wajah Anda dengan bebas. Sematkan tanda pengenal di tempat yang mudah dibaca. Cantumkan nama Anda dan nama perusahaan tempat Anda bekerja.


Hal terakhir yang tak kalah pentingnya adalah tersenyumlah pada klien yang Anda jumpai. Untuk bersalaman, Anda tidak perlu melakukannya pada awal pertemuan. Setelah membangun komunikasi hangat, maka untuk menegaskan perkenalan, Anda baru boleh melakukan hal tersebut.


Pendekatan

Sebagai seorang sales, Anda disarankan mengetok pintu dengan keras jika Anda berkunjung dari rumah ke rumah. Hal ini dengan maksud agar penghuni rumah mendengar kedatangan Anda. Jadi, Anda tidak perlu menggedor pintu berulang-ulang. Hal ini hanya akan membuat pemilik rumah jengkel dan enggan untuk menerima keberadaan Anda.


Demikian halnya dengan bel rumah, cukup pencet sekali dan tunggulah hingga pintu dibukakan bagi Anda. Hindari juga melongok ke dalam rumah melalui kisi-kisi jendela. Pastikan bahwa Anda berada di sana, murni untuk urusan bisnis, bukan untuk mengamati rumah klien, atau mengambilkan surat-surat mereka yang ada di kotak pos. Beberapa orang bisa berpikir bahwa Anda terlalu lancang bila melakukan hal itu.


Saat pintu rumah terbuka, jangan buru-buru membuka 'lapak dagang' Anda. Jalin kontak pribadi dengan pemilik rumah, misalnya dengan membicarakan tentang rumahnya yang tampak indah dari depan, atau tentang koleksi tanaman yang ia miliki di taman depan rumah. Hindari pertanyaan yang memicu jawaban "ya" atau "tidak" dari pemilik rumah.


Jika pemilik rumah mencium keramahan dan kepedulian Anda lewat pertemuan yang hangat, maka besar kemungkinan pemilik rumah bersedia mendengarkan tawaran Anda berikutnya. Cobalah!

0 komentar:

Posting Komentar